Telp
Whatsapp

SEWA MOBIL SURABAYA

081 5520 5033
SMS 0857 4928 6777
0821 89 835555

Email: fortunerentcar@gmail.com
WA : 08155205033

Berita

Sewa Mobil Mojokerto dan Sejarahnya

Sewa Mobil Mojokerto dan Sejarahnya

Dengan melihat sinyal pada pasal-pasal dua Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Mojokerto Nomor 22/Tap/Kdh/1973 tanggal 12 September 1973, bahwa Ketetapan tentang hari jadi tersebut bersifat sementara, maka Bupati Kepala Daerah Tingkat II Mojokerto H. Mahmoed Zain, SH. sejak awal menjabat mulai mengadakan berbagai upaya pendekatan, mengingat hari jadi Kabupaten Mojokerto yang lebih ditetapkan pada tanggal 12 September 1938 kurang memberikan etos kerja dan jati diri masyarakat Kabupaten Mojokerto yang mempunyai akar sejarah berkaitan erat dengan kebesaran Kerajaan Mojopahit. Maka mulailah dilakukan berbagai upaya untuk menelusuri hari jadi Mojokerto yang lebih berakar kepada perjuangan para pendahulu bangsa ketika pada saat kejayaannya, untuk dijadikan semangat dalam membangun dan mengabdi kepada Negara dan Bangsa saat kini serta dapat memberikan gambaran untuk mampu memberikan loncatan prestasi dimasa mendatang dengan menggali potensi yang ada di daerah. Upaya pendekatan tersebut antara lain sebagai berikut :

 

1. Pada tanggal 20 Agustus 1991 dilaksanakan “Seminar Sehari” dengan thema “Kabupaten Mojokerto Menyongsong Hari Esok”.

 

2. Pada tanggal 8 September 1992, dilaksankan simposium Menyongsong Tujuh Abad Mojopahit, yang dihadiri oleh Bapak Sekjen Depdagri, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur, Javanologi Surabaya, Pakar-pakar sejarah baik dari Perguruan Tinggi maupun Dinas/Instansi terkait.

 

3. Disamping itu, berbagai pihak telah memberikan sumbang saran seperti dari kalangan Cerdik Cendekiawan, dari Perguruan Tinggi, dari Instansi, baik yang datangnya dari Kabupaten Mojokerto sendiri maupun dari luar Daerah.

4. Pembentukan Tim Penulisan Sejarah dengan Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Mojokerto Nomor 438 Tahun 1992 tentang Pembentukan Tim Penulisan Sejarah Mojokerto.

 

 

Dengan memperhatikan rentetan peristiwa yang terjadi maka dapat ditetapkan 8 (delapan) alternatif untuk dipertimbangkan sebagai Hari Jadi Mojokerto, yaitu :

 

1. Pertemuan antara Perdana Menteri, Sih-la-nan-da-cha-ya dengan shih-pi, Panglima tertinggi pasukan Tar-Tar, dapat dipandang sebagai wujud pengakuan diplomatik atas Negara berdaulat dalam rangka kerjasama Internasional untuk menyerang Doho. Hal ini akan mengacu pada tanggal 1 bulan ke 3 Tarikh Cina atau tanggal 8 April 1293.

 

2. Pada saat Raden Wijaya mulai mengatur strategi untuk melawan pasukan Tar-Tar, saat iamemperoleh ijin dari Panglima perang Tar-Tar untuk kembali dari kota Kediri ke Mojopahit pada tanggal 2 bulan ke 4 Tarikh Cina. Titik waktu ini merupakan titik awal kemenangan diplomatik dan militer dipihak Raden Wijaya, karena mulai saat tersebut secara bertahap ia berhasil mengalahkan pasukan Tar-Tar. Dalam Tarikh Masehi peristiwa tersebut adalah tanggal 9 Mei 1293.

 

3. Titik waktu tentara Mojopahit memperoleh kemenangan total terhadap pasukan Tar-Tar. Ini berarti mengacu pada keputusan pimpinan pasukan Tar-Tar untuk meninggalkan Pat-tsieh, pada tanggal 24 bulan ke 4 Tarikh Cina atau tanggal 31 Mei 1293. Titik waktu ini ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Surabaya.

 

4. Titik waktu penobatan Raden Wijaya sebagaimana diceritakan pada Kitab Harsa Wijaya atau Titik waktu penerbitan Prasasti Gunung Botak.

 

5. Dari Khasanah kidung, juga menunjukkan titik waktu peristiwa penting dalam sejarah Mojopahit.

 

6. Dari Khasanah prasasti juga ditemukan titik waktu peristiwa yang erat kaitannya dengan sejarah Mojopahit. Kidung Harsa Wijaya menyebutkan bahwa Penobatan Raden Wijaya sebagai Raja terjadi pada tanggal 12 November 1293 (1215 C). Titik waktu ini dikemudian dikenal sebagai Hari Jadi Mojopahit. Prasasti Gunung Botak yang diterbitkan pada tanggal 11 September 1294 memberitakan secara panjang lebar riwayat Rajakuta Mojopahit. Namun demikian prasasti tersebut diterbitkan dalam rangka peningkatan status politik desa Kudadu.

 

7. Perjanjian Gianti yang ditandatangani pada tanggal 13 Pebruari 1755.

8. Saat ditandatangani penyerahan Kabupaten Japan pada tanggal 1 Agustus 1812 oleh Kesultanan Jogyakarta kepada Pemerintah Inggris di Jawa. Selanjutnya setelah melalui proses pembahasan didalam sidang-sidang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mojokerto, mengenai Hari Jadi Mojokerto telah disepakati bahwa Hari Jadi Mojokerto adalah tanggal 09 Mei 1293 Masehi, dengan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nomor : 09 Tahun 1993 tanggal 8 Mei 1993, tentang persetujuan Penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto, maka Bupati Kepala Daerah Tingkat II Mojokerto H. MAHMOED ZAIN, SH mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Mojokerto Daerah Tingkat II Mojokerto Nomor : 230 Tahun 1993 tanggal 8 Mei 1993 tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

1. Memilih Rental Mobil yang Tepat

Rental mobil di Mojokerto biasanya dikelola langsung oleh pemiliknya. Hal ini memberikan peluang bagi anda untuk menegosiasikan tarif sewa mobil mojokerto yang lebih murah. Ini biasanya dimungkinkan bila anda akan menyewa mobil dalam waktu yang lama, paling tidak lebih dari seminggu. Ada baiknya minta rekomendasi pada orang-orang yang sudah sering menyewa atau sudah kenal baik dengan pemilik rental mobil tersebut.


2. Memilih Type Mobil yang Sesuai

Setelah mengetahui kebutuhan Anda, pilihlah mobil yang cocok untuk kebutuhan anda. Baik kapasitasnya, maupun spesifikasi performanya. Misalnya anda menyewa mobil untuk kebutuhan kapasitas penumpang 7 penumpang, anda bisa memilih mobil Toyota Kijang Innova. Apabila anda menyewa mobil untuk kebutuhan di daerah perkotaan, bisa saja anda menyewa mobil dengan tenaga mesin 1000 cc – 1500 cc, misalnya mobil Toyota Rush atau Toyota Kijang Innova. Sehingga nanti perjalanan Anda akan nyaman dan aman.



3. Menanyakan Tarif Sewa Mobil Mojokerto

Tarif sewa mobil di mojokerto biasanya hanya memuat komponen dasar sewa mobil mojokerto itu sendiri. Bila dalam perjalanan ada biaya parkir, karcis tol, dan sebagainya, itu akan menjadi tanggungan penyewa mobil. Adapun paket all in yang ditawarkan oleh jasa sewa mobil mojokerto tersebut, yang biasa nya meliputi keseluruhan komponen. Seperti mobil, supir, bensin, parkir, tol, dan makan supir sudah termasuk di dalam harga sewa mojokerto tersebut. Harga sewa mobil mojokerto pun bervariasi, tergantung tempat penyewaan, waktu pemakaian dan jenis mobil yang disewa.




4. Menanyakan Waktu penyewaan

Khusus bagi penyewa yang ingin menyewa mobil, sebaiknya tidak lupa untuk memesan jauh-jauh hari, sekitar 4 hari sebelum. Dikarenakan yang akan memakai jasa sewa mobil mojokerto bukan hanya anda saja, terutama untuk weekend biasanya sulit untuk menyari jasa sewa mobil mojokerto. Dan jangan lupa tanyakan kepada jasa sewa mobil mojokerto mengenai waktu pemakaian nya, dikarenakan setiap jasa sewa mobil mojokerto mempunyai sistem waktu penyewaan yang berbeda-beda.




5. Menanyakan Mobil pengganti

Fasilitas lain yang dapat menjadi pertimbangan bagi penyewa adalah penyediaan mobil pengganti apabila mobil sewaan mogok di tengah jalan.




6. Menanyakan Tentang Sopir

Banyak pihak yang merekomendasikan jika ingin berkeliling di kota Mojokerto baiknya menggunakan jasa supir. Jika Anda menyewa mobil beserta supir, anda juga harus memberikan makan siang dan makan malam. Jika supir tersebut cukup profesional dan akrab dengan kota Mojokerto, ia akan menunjukkan tempat makan yang enak dan murah. Selain itu juga jika menginap, Anda juga harus menyediakan tempat menginap untuk supir.




7. Menanyakan Syarat dan Ketentuan

Setiap jasa sewa mobil memiliki persyarakat dan ketentuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu tanyakan sejelas mungkin untuk masalah syarat ini. Agar disaat Anda menggunakannya tidak ada masalah dalam proses administrasi.




8. Mintalah Nomer Telepon yang Selalu Bisa Dihubungi

Bila semua urusan persyaratan telah selesai dan anda sudah sepakat untuk menyewanya, jangan lupa meminta nomor telepon perusahaan tempat anda menyewa yang bisa dihubungi setiap saat. Hal itu untuk mengantisipasi bila terjadi peristiwa yang tidak diinginkan di jalan yang berkaitan dengan keperluan selanjutnya atau mendadak