Telp
Whatsapp

SEWA MOBIL SURABAYA

081 5520 5033
SMS 0857 4928 6777
0821 89 835555

Email: fortunerentcar@gmail.com
WA : 08155205033

Berita

Jalan Tol Yang Berbahaya

Jalan tol merupakan jalan alternatif yang dibangun dengan tujuan khusus. Jalan tol merupakan jalan berbayar yang hanya memiliki sedikit akses dengan lalu-lintas umum kota dan kebanyakan dibangun di sisi luar kota (atau hampir ke arah perbatasan). Sedikit akses ini berarti hanya ada jaluar keluar-masuk yang kesemuanya digawangi oleh gerbang tol dan tidak ada jalan persimpangan dengan jalan lainnya. Hanya, kita masih menjumpai adanya rest area yakni tempat kita melepas lelah dikarenakan sibuk berkendara atau sibuk duduk di mobil. Rest area ini bisa berisi tempat makan, musholla kecil, atau bahkan SPBU.

Jalan tol relatif bebas dari gangguan yang diakibatkan lalu-lalangnya jalur umum bahkan sepeda motor, kecuali di Malaysia yang masih membiarkan adanya motor masuk tol: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-2477254/gratis-sepeda-motor-bisa-masuk-tol-di-malaysia. Di jalan tol sendiri mempunyai aturan tentang batas kecepatan yang lebih dari jalanan kota. Sudah tak terhitung berapa kali Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya  masuk dan mengantarkan penumpang melalui jalan tol demi mengejar target kedatangan ke tempat tujuan. Namun yang berlaku di banyak rental mobil adalah bahwa ongkos parkir, tol, BBM dan lain sebagainya ditanggung oleh penyewa. Mungkin ada yang berpikir begini: Oh, jadi ceritanya semuanya dibebankan ke penyewa? Berarti menyewa mobil ini berarti adalah biaya peminjaman mobil secara kosong?
Tentu tidak, Anda masih dapat sopir yang membebaskan Anda dari konsentrasi terhadap situasi jalanan. Bila Anda tahu bagaimana kondisi jalanan saat ini, mungkin akan membuat berkerut kening karena jika refleks kita tak terlatih maka akan mengakibatkan kecelakaan. Secara umum, Anda pun terbebas dari biaya perawatan kendaraan bukan? Bahkan Anda akan memperoleh ganti jika masih ada unit yang tersedia di garasi Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya.

Kembali ke topik, kondisi jalan tol inilah yang membuat semua orang merasa perlu bercepat-cepat (hingga ngebut) ketimbang pelan-pelan karena mereka membayar untuk kelancaran tersebut. Itulah yang membuat jalan tol berbahaya. Salah satu operator tol di Indonesia yakni PT Jasamarga juga memperingatkan supaya tidak menaik-turunkan penumpang di jalan tol: https://twitter.com/PTJASAMARGA/status/893772849437069312. Aturan semacam ini agaknya ditujukan demi keselamatan semuanya, baik pengemudi kendaraan maupun penumpang manusia tadi. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya pun menemukan satu keluhan dari pengguna jalan tol, mengapa hingga ada gangguan orang menyeberang jalan seperti ini: https://www.facebook.com/e100ss/posts/10155374401874879. Bisa dibayangkan bagaimana kejengkelan pengendara tadi karena hal tersebut jelas memecah konsentrasi berkendara. Padahal secara umum kondisi jalan tol dipersiapkan untuk terbebas dari gangguan semacam ini.

Mengulik soal laju rata-ratanya, memang ada poin dimana kondisi ini tidak mutlak bahwa berkendara di jalan tol diharuskan sangat cepat; walaupun ada batas baku kecepatan minimal kendaraan yang dipersyaratkan. Ini disebabkan semakin dipacu dengan kecepatan sangat tinggi, pembakaran bahan-bakar di dalam mesin semakin tidak efisien dan berimbas pada emisi gas buang yang justru lebih banyak menurut skala perbandingannya: http://otomotif.liputan6.com/read/3329295/batas-kecepatan-di-jalan-tol-bisa-tekan-emisi-benarkah. Mungkin pemerintah telah menimbang banyak hal termasuk soal keselamatan, yang akhirnya diputuskan juga bahwa kecepatan paling rendah jalan tol adalah 60km/j sedangkan paling tingginya adalah 100km/j dari sebelumnya yang hanya menetapkan batas bawah kecepatan saja mengacu UU no 29 tahun 2009 tentang lalu-lintas.

Rental Sewa Honda Mobilio di Surabaya melihat ada beberapa poin dimana jalan tol ini menjadi lebih berbahaya dari biasanya, antara lain:
1. Ketika berasap atau berkabut. Saat musim hujan seringkali cuaca tidak dapat diprediksi. Saat masuk tol mungkin masih mendung, tetapi saat melintas di jalan tol ternyata turun hujan yang menyebabkan licin; belum lagi ketika jarak-pandang menjadi terbatas. Seperti misalnya tautan video berikut: https://web.facebook.com/SukanStarTV/posts/1788116041228186
2. Ketika ada kendaraan lain yang selama ini dilarang melintas. Selama ini Sewa Rental Pickup GranMax di Surabaya beberapa kali menemukan berita jika ada pengendara yang 'nyelonong' masuk jalan tol padahal kendaraan tadi pada umumnya dilarang masuk tol. Sanksi bagi pengendara tersebut adalah denda paling banyak 500ribu atau kurungan paling lama dua bulan: https://sains.kompas.com/read/2017/06/29/130500630/ini.hukuman.bagi.pengendara.motor.yang.masuk.tol. Tetapi, kemungkinannnya hal ini juga belum termasuk sanksi sosial dari masyarakat berupa penyebaran wajah secara viral di sosial media hingga seumur hidup bisa mendapat merasa malu ^_^
3. Ketika ada hewan masuk secara tak terduga, yang salah satunya bisa dibaca pada tautan berikut: https://news.detik.com/berita/d-2597610/4-kemunculan-hewan-di-jalan-tol-yang-membuat-heboh. Di banyak jalan tol berbatasan dengan sawah penduduk atau hutan dan lainnya yang kadang jalanan sepanjang itu tidak tertutup oleh pagar pembatas. Namun di beberapa negara, otoritas setempat pun membuat semacam jembatan ekologi yang digunakan sebagai tempat penyeberangan satwa: https://www.facebook.com/ScienceNaturePage/videos/1031271437005114/
Sementara itu, meskipun banyak mobil distribusi lewat jalan umum, tak jarang kendaraan yang berisi hewan (baik sebagai piaraan atau konsumsi) juga masuk jalan tol. Bisa jadi, muatan di belakangnya bisa tumpah juga bila terjadi kejadian 'luar biasa'.
4. Ketika ada kecelakaan. Kecelakaan mobil apapun akan terasa berbahaya di jalan tol. Terutama karena mayoritasnya berkecepatan tinggi. Namun dari sini kita memang harus selalu waspada dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan ataupun pinggiran tol tersebut, apalagi jika berada di jalan tol atas perairan semacam jalan tol Mandara di Bali: https://bit.ly/2JJkVGq serta jembatan Suramadu di Surabaya-Madura dimana angin bisa berhembus sangat kencang.
Selain itu, kadang beberapa muatan tercecer pun dapat membuat jalan tol semakin tidak ramah serta membuat jalanannya bertambah licin.
Dan faktor lain sebagainya.

Penyebab kecelakaan di jalan tol sendiri ada banyak. Bisa faktor manusia, faktor teknis di lapangan dan faktor alam. Namun tautan berikut malah ada poin yang menyoroti 'kesalahan desain' dari jalan tol: https://www.liputan6.com/otomotif/read/3554416/horor-waspadai-penyebab-tak-terduga-kecelakaan-di-jalan-tolRental Sewa Mobil Murah di Surabaya beranggapan desain jalan tol sendiri mengikuti kondisi kontur dan keadaan tanah, lahan yang 'dibebaskan' dan lain-lain. Dalam dunia desain yang perhitungannya telah dihitung cermat, adanya perubahan sedikit saja bisa mengakibatkan pembengkakan anggaran karena imbasnya bisa ke arah lain: jam kerja lebih banyak, bahan, upah, dan lain-lain. Belum lagi bila dihambat oleh faktor alam yang terkadang tidak bisa ditebak. Hanya, memang ada jalan tol yang rusak dan butuh perbaikan segera ketimbang memakan korban; seperti yang dilaporkan oleh penulis artikel berikut: https://www.kompasiana.com/www.didikbangsaku.blogspot.com/sangat-berbahaya-jalan-tol-purbaleunyi-cikampek-dan-jagorawi_54f34feb7455137d2b6c701d.

Jadi pada akhirnya, Sewa Rental Mobil Xpander di Surabaya beranggapan cukup menyerahkan segala sesuatunya pada mereka yang lebih ahli, dan sisanya tinggal kita yang berusaha beradaptasi dengan meningkatkan skill mengemudi pada kondisi jalanan yang beragam.
Meski demikian, memang tak ada yang mengalahkan jam terbang dan pengalaman: jika kita melintasi sebuah jalan lebih dari sekali mungkin akan hapal bagaimana karakter jalan tersebut, termasuk jalan tol.
Terkait dengan bagaimana jalan tol tersebut, nampaknya Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya menemukan permasalahan seputar pembangunan jalan tol yang berada dekat area persawahan: http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2018/200131-Petani-Blokir-Akses-Jalan-Tol-Madiun-dengan-Tumpukan-Padi. Pada tautan tadi diberitakan bahwa petani di daerah Madiun menuntut adanya 'jalan tambang' agar bisa mengangkut hasil panen ke rumah masing-masing hingga memblokir jalan tol yang belum sempat dibuka secara resmi, yang berbenturan dengan kendala pembebasan lahan dan material. Semoga kondisi semacam ini tidak berlarut-larut ya, karena Rental Sewa Mobil Plus Sopir di Surabaya pun tak jarang juga mempunyai kebutuhan untuk ke sana dan ada kemungkinannya melintas di jalan tol tiap harinya.
 
 
 
***
Keterangan gambar: kondisi jalan tol yang berkabut. Sumber: Pixabay/markusspiske.