Telp
Whatsapp

SEWA MOBIL SURABAYA

081 5520 5033
SMS 0857 4928 6777
0821 89 835555

Email: fortunerentcar@gmail.com
WA : 08155205033

Berita

Sekelumit Tentang Batas Ketinggian

Terkadang kita menjumpai adanya papan keterangan yang membatasi ketinggian kendaraan. Papan keterangan ini biasanya ada pada bagian bawah jembatan layang, atau bisa juga sebelum adanya jembatan tersebut. Misalnya pada jalan tol yang sering memiliki jalur layang susun. Tetapi Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat merasa terkadang hal ini masih diacuhkan karena ketidakpedulian, atau karena sebab lain. Misalnya malfungsinya sistem hidrolis dari bak belakang dan lain sebagainya. Sebagai contohnya kendaraan berikut ini: https://www.facebook.com/groups/493134277732890/permalink/501802593532725/. Sepertinya si pengemudi tidak menyadari adanya keanehan pada truknya. Atau mungkin spionnya terlalu mengarah ke luar kendaraan dan tak ada yang mengarah ke badan kendaraan sendiri? Atau bisa juga sopirnya lalai: lupa jika truknya bermasalah pada hari itu sedangkan di hari lain baik-baik saja. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya hanya menduga-duga pastinya, karena tak ada kelanjutan berita tersebut; juga barisan komentar yang menunjukkan penjelasan. Namun kita bisa memahami bila kondisi tersebut juga berpotensi terjadi di sekitar kita saat kita melintas di dekat sebuah kendaraan bermasalah. 

Namun peristiwa tadi bukan satu-satunya. Ada banyak JPO dan jembatan layang lain yang terkena hantaman gegara kurangnya ini. Salah satunya adalah berikut: https://akurat.co/news/id-245914-read-jpo-tol-jorr-km-34-dihantam-truk-genset. Padahal merujuk UU yang berlaku, sanksinya cukup besar yakni penjara atau denda: http://hubdat.dephub.go.id/berita/1521-merusak-prasarana-jalan-didenda-rp-50-juta. Tetapi entah pula apakah aturan tersebut membuat jera atau tidak karena hingga kini sepertinya masih banyak pelanggar batas ketinggian yang dipersyaratkan tadi.

Namun selain itu kadang memang tak ada informasi dari pihak terkait (entah itu dishub, kepolisian, dan lain-lain) tentang ketinggian maksimal yang diperbolehkan sehingga sering menyebabkan kendaraan 'nyangkut'. Pada tautan berikut adalah contoh kasus pada jembatan rel KA: http://wartakota.tribunnews.com/2017/11/22/tak-ada-papan-petunjuk-batas-ketinggian-banyak-bus-sering-tersangkut. Dan Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya mengira jika bukan dari pihak dishub maka papan petunjuk tersebut mungkin menjadi wewenang PT KAI.

Disamping itu kadangkala kita pun menjumpai truk dengan muatan berlebih hingga menjulang tinggi. Dan ini membahayakan bagi mereka yang berada di sekelilingnya karena rawan roboh. Selain itu Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya akan melihat jika ketaatan tersebut harusnya tak hanya pada peringatan batas ketinggian 'resmi' saja, namun memperhitungkan kondisi jalan dan lingkungan di sekitarnya. Sebagai contoh,Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya pernah menjumpai video tentang muatan yang keterlaluan dari sebuah truk pengangkut: https://www.duniaku.net/2015/02/10/epik-begini-jadinya-kalau-truk-kelebihan-muatan/. Padahal di kanan-kiri jalan yang dilalui ini pun ada banyak objek seperti cabang-cabang pohon atau rambu yang dapat mengganggu ketinggiannya. Empasan angin yang datang pun dapat membuat keseimbangan truk terganggu.
Dan di luar negeri, Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya juga mendapati adanya video dimana sopir truk menabrak jembatan layang meski yang mengalami kerugian adalah pihak sopir truk tadi: https://www.facebook.com/JukinVideo/videos/1455030217918577/. Tentang peristiwa tadi pun kami hanya dapat menduga-duga penyebabnya, yakni kelalaian sopir yang lupa ketinggian muatannya. Namun persamaannya dengan artikel sebelumnya, 'kerugian besar' yang ada tidak sampai menimpa pihak lain selain pihak sopir saja disebabkan hanya mereka sendiri yang terkena imbas terbesarnya. Yang mengganggu sekitarnya mungkin hanya kemacetan atau antrian kendaraan saja.

Dalam hal lain namun masih terkait dengan transportasi, ada batas ketinggian juga yang dipersyaratkan oleh pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Udara pada balon udara supaya tidak membahayakan penerbangan; yakni maksimal 150 meter. Keberadaan balon-balon liar tadi dapat mengacaukan pesawat disebabkan dapat tersedot mesin, menghalangi pandangan dan lain-lain: https://www.liputan6.com/news/read/3562649/4-fakta-di-balik-larangan-balon-udara-terbang-di-langit-indonesia
Jika kita melihat sepintas, tradisi balon udara ini terasa tak terkait langsung dengan operasional Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya pada saat diadakannya, selain rembetannya (atau secara tak langsung) mungkin bisa terhubung pula dengan bisnis Rental Sewa Honda Mobilio di Surabaya. Namun bila kita melihat karakteristik balon udara tertentu yang diterbangkan— tidak berawak tetapi berpemberat—kemungkinannya perhatian pengendara akan teralihkan dan berusaha menghindari jika balon udara tersebut kebetulan jatuh di daerah jalan raya: http://jogja.tribunnews.com/2017/07/03/gubrakkk-sempat-dikira-meteor-jatuh-balon-udara-besar-jatuh-timpa-rumahsuhartono. Apalagi bila jatuh dari ketinggian ratusan meter tadi maka bobot pemberatnya pun dapat bertambah beberapa kali lipat. Dari penjelasan tentang beberapa genting pecah tadi mungkin kita bisa membayangkan, lumayan juga jika seandainya runtuh menimpa mobil yang sedang parkir.

Banyak tamu penumpang Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya yang menggunakan moda transportasi udara. Jadi selama ini Rental Sewa Mobil Plus Sopir di Surabaya pun banyak melakukan penjemputan atau pengantaran di Bandara (Juanda), termasuk jika tamu asing. Jika penerbangan kita terganggu, kemungkinannya kita juga akan terkena sanksi dari organisasi penerbangan internasional: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3543718/banyak-balon-udara-liar-indonesia-bisa-kena-sanksi-internasional.

Masih berbicara tentang batas ketinggian, mungkin sebagian dari kita juga mengetahui mengapa bangunan pertokoan atau fasilitas umum kebanyakan hanya sekitaran 5-6 lantai. Ternyata ada alasan di baliknya yang menyangkut keamanan penghuni atau pengunjung, serta beberapa alasan lainnya yang bisa dibaca selengkapnya pada tautan berikut: https://www.arsitag.com/article/ketinggian-bangunan-apa-dan-mengapa-dibatasi. Beberapa pusat perbelanjaan dan mall pun diketahui mempunyai gedung parkir pula yang terdiri dari beberapa lantai, sedangkan hotel atau gedung perkantoran kebanyakan hanya mempunyai parkir lantai dasar, serta basement atau lantai bawah tanah. Dan untungnya, meski ada gedung perkantoran, hotel atau hunian yang mempunyai tingkat lebih dari sepuluh lantai, tak ada gedung parkir yang terlalu tinggi bagi kebanyakan pengendara mobil serta motor.

Di Kota Surabaya sendiri bisa dijumpai adanya gedung parkir independen juga yang tak menyatu dengan mall atau gedung perkantoran. Kita mungkin mengetahui beberapa kali terjadi peristiwa mobil nyelonong dari loteng parkir yang kemudian menghempas ke tanah. Bagi beberapa orang dengan kondisi tertentu (mengantuk, masih baru atau belajar mengendarai), nampaknya memilih lantai paling bawah dapat dicoba jika tidak sedang penuh. Berkendara dengan baik, aman dan nyaman memang gampang-gampang susah, karenanya jika Anda super-sibuk atau mempunyai jadwal tertentu di Surabaya; Anda bisa mempercayai jasa Sewa Rental Mobil Baru di Surabaya untuk mengantar Anda.
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: Penampakan jalan layang kereta api yang membatasi ketinggian. Di Surabaya sendiri beberapa contohnya ada di Jalan Sulawesi, Jalan Pahlawan serta Jl. Gembong disamping ada banyak jembatan layang lainnya yang bukan rel KA. Sumber: pixabay/ArtisticOperations.