SEWA MOBIL SURABAYA

081 5520 5033
SMS 0857 4928 6777
0821 89 835555
PIN BB : 237FE18D
Email: fortunerentcar@gmail.com
WA : 08155205033

Berita

Trotoar Di Sebelah Jalan

Trotoar adalah fasilitas yang diperuntukkan bagi pengguna jalan yang tidak mengendarai apapun (jalan kaki dan berlari/jogging). Keberadaan trotoar ini pun telah diatur pada undang-undang dan pada dasarnya penyelenggara negara hanya membutuhkan ketegasan untuk menindak mereka yang bandel dan menggunakan trotoar dengan kegiatan yang tidak seharusnya. Misalnya, banyak yang menggunakan trotoar untuk melaju dengan motor. Salah satu contohnya pada tautan berikut: http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/13/07/19/mq68re-operasi-patuh-jaya-selesai-trotoar-kembali-dilintasi-pengendara-motor
Mungkin kepatuhan masyarakat kita ini tergolong memprihatinkan, tetapi segala hal pasti mempunyai penyebab. Di beberapa sumber, Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan bahwa banyak orang ini meniru pejabat tinggi yang juga berperilaku sama. Menurut mereka, hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Tetapi memang, mungkin bisa dibilang demikian pada beberapa kasus seperti yang banyak orang tahu; hanya bila semua tidak berpedoman kepada hukum, tentu kehidupan bernegara ini akan semakin kacau.

Namun Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya menemukan hal yang menggembirakan dimana telah ada kepedulian terhadap penggunaan trotoar secara positif karena telah banyak yang melakukan peneguran salah satunya berikut: https://www.facebook.com/www.otonomi.co.id/posts/1917332341858956. Tetapi melihat video tersebut, agaknya hal ini juga menjadi sesuatu yang memalukan karena yang menegur justru adalah orang asing yang kebetulan lewat. Di negara-negara 'bule', agaknya peraturan telah cukup ketat diterapkan dalam keseharian. Jadi persoalan dan pelanggaran 'sepele' yang disini terasa biasa di sana akan mendapat sanksi serius. Dan agaknya perilaku tersebut terbawa saat berkunjung ke negara lain. Di negara Asia sendiri ada Singapura dan Jepang yang tergolong sangat ketat. 

Di sisi lain, Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya menemukan satu tautan yang menunjukkan perilaku arogan seorang tukang ojek yang ditegur oleh sebuah komunitas pejalan kaki: http://bogor.tribunnews.com/2017/07/15/video-parkir-di-trotoar-tukang-ojek-ini-ngamuk-ditegur-pejalan-kaki-sampai-ancam-tusuk-pakai-ini. Komunitas pejalan kaki ini sendiri mempunyai misi dan berusaha secara independen untuk menegakkan hak-hak pejalan kaki yang terampas oleh pihak lain sehingga kenyamanan berjalan kaki di banyak tempat menjadi berkurang. Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat pun menemukan kasus lain dimana pelanggar trotoar malah marah saat diingatkan, bahkan oleh petugas yang secara langsung bertanggungjawab akan lalu-lintas kota: https://news.detik.com/berita/d-3584988/ditegur-saat-lewat-trotoar-pemotor-ini-maki-maki-petugas-dishub.
Bagi Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya sendiri, pemotor yang meringsek trotoar ini membahayakan, karena sebagai sarana yang biasanya dimanfaatkan pengguna jalan berkecepatan rendah; biasanya sebuah trotoar tak dilengkapi cermin cembung sehingga peristiwa tabrakan pun bisa terjadi kapan saja.

Bahkan tak hanya pejalan kaki normal yang mengeluhkan ketidaknyamanan berjalan kaki di trotoar Indonesia, para difabel (different ability) pun mengeluhkan keberadaan trotoar yang seakan 'tidak ramah' bagi mereka. Keluhan semacam ini pernah ditemui Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya di suatu forum media sosial. Pasalnya, para difabel pengguna kursi roda maupun yang menggunakan kruk akan kesulitan melewati trotoar yang dipasangi tiang. Mengapa hingga dipasangi tiang? Nampaknya ini solusi instan supaya menghindarkan pengendara motor menggunakan trotoar sebagai jalur berkendara mereka.

Tapi tak semua tiang penghalau pengendara bermotor ini mengabaikan para difabel. Mungkin sebelum mengadakan tiang-tiang tersebut, para pemangku kepentingannya masih 'mengikutkan para difabel' sebagai salah satu pengguna jalan (trotoar) karena mempunyai banyak referensi. Beberapa contohnya mungkin bisa mengakses foto-foto berikut: http://www.beritajakarta.id/potret/album/2879/Dinas-Bina-Marga-Pasang-Tiang-Pembatas-Trotoar. Dan bagi yang belum 'ramah difabel' sepertinya juga akan diusahakan untuk perbaikan berikutnya karena toh para difabel tadi adalah bagian dari warga kota. 

Bicara soal trotoar, ada usaha juga yang telah dilakukan oleh dinas kota untuk melebarkannya. Di Surabaya sendiri banyak trotoar telah dibangun lebih bagus serta dipercantik, lebih landai untuk pejalan kaki disamping lebih lebar dan terpelihara. Trotoar yang begini bisa dilihat pada jalan Urip Sumoharjo, jalan Embong Malang, jalan Mayjen Sungkono, jalan Basuki Rahmat, jalan Darmo, Biliton dan lain-lain. Tapi memang, Sewa Rental Mobil Innova Reborn di Surabaya masih menjumpai mereka yang tidak puas dan mengeluh saat pembangunannya yang memakan badan jalan. 

Terkait dengan trotoar, ada video menarik yang mungkin bersifat positif jika diterapkan. Yakni membangun kebiasaan jalan kaki warga.  Jika dihubungkan dengan generator, langkah-langkah kaki yang bersifat kinetis tersebut bisa dikonversi ke tenaga listrik dan dapat digunakan untuk penerangan kota: https://www.facebook.com/RocketsAreCool/videos/1016143811848483/. Saat ini pengeluaran kota Surabaya (serta kota lainnya) pastinya sangat besar untuk alokasi penerangan dikarenakan termasuk kebutuhan vital. Namun bila konversi listrik dari langkah kaki tersebut diterapkan di ibukota Jawa Timur ini, Rental Sewa Mobil Penumpang di Surabaya berpikir bahwa penempatannya tentu harus memilih daerah dimana banyak pejalan kaki berlalu-lalang di sana supaya listrik yang dihasilkan tidak tersendat.

Semoga fasilitas publik terutama untuk pejalan kaki di Surabaya akan semakin bagus (serta teduh) sehingga dapat meningkatkan orang menyukai kegiatan berjalan kaki. Dan hal demikian agaknya juga tidak mengurangi kebutuhan akan penyewaan mobil, bidang yang Sewa Rental Mobil Keluarga di Surabaya geluti. Karena memang demikian juga yang terjadi di negara-negara maju.
 
 
 
***
Keterangan gambar: sepasang manusia berjalan di trotoar. Sumber: pixabay/StockSnap